Supriyadi Mengaku Gila, Akan Dipaksa Pulang

img

TENGGARONG- Dinsos Kukar sedang dipusingkan, mengurus seorang penduduk Jogjakarta, Supriyadi mengaku alami  sakit jiwa di Tenggarong sejak lama, namun tidak mau dipulangkan ke kampung halamannya.

"Supriyadi mengaku gila di Tenggarong sejak 22 Mei 2019 lalu, saat kita bawa ke RSJ Samarinda, ternyata dirinya tidak gila," kata Kasi Rehabilitasi Sosial dan Korban Perdagangan Orang Dinsos Kukar, Yamin Hadi Firmadi, Selasa(29/10) sore, di kantornya.

Menurut Yamin, saat ini supriyadi di tinggal di Loka Bina Karya(LBK) Bukit Biru milik dinsos kukar. Keberadaan supriyadi di tenggarong lumayan lama, pernah Dinsos telusuri keluarganya di Lampung berdasarkan pengakuan supri, namun tidak ditemukan, akhirnya kita menemukan keberadaan keluarganya di Jogjakarya. Keberadaan Supri diluar batas waktu toleransi pelayanan yang kami biasa lakukan.

"Supriyadi tidak mau pulang ke Jogjakarta, padahal sudah kami belikan tiket pesawat ke kampungnya," ujarnya.

Karena sudah terlalu lama di tenggarong, pihaknya akan mengambil kebijakan memulangkan supriyadi secara paksa, dengan melibatkan Satpol PP.

"Mau tidak mau kita harus pulangkan paksa supriyadi," pungkasnya.(and/poskotakaltimnews.com).